Menyambut Lebaran Dengan Kredit Motor, Hindari 5 Hal ini !
Home » Life Style » Menyambut Lebaran dengan Kredit Motor, Hindari 5 Hal ini !
Menyambut Lebaran dengan  Kredit Motor, Hindari 5 Hal ini !

Menyambut Lebaran dengan Kredit Motor, Hindari 5 Hal ini !

SatuSaja.Com – Menyambut Lebaran dengan kredit motor, membuat orang berbondong-bondong untuk membelinya. Bagi anda yang mau membeli motor dengan cara kredit, simak 5 hal yang harus dihindari saat mengajukan kredit untuk sepeda motor:

1. Membeli untuk pamer

Hindari membeli motor untuk pamer saat liburan mudik. Alasan membeli bukan untuk kebutuhan melainkan hanya keinginan saja. Ini kadang menjebak kita menjadi tidak realistis terhadap kebutuhan yang sesungguhnya. Membeli motor karena lapar mata sebab banyak motor baru. Meskipun motor yang satu dengan yang lain kualitasnya tidak beda jauh, tetap saja masyarakat masih ada yang mau membeli.

2. Jangan membeli saat utang menumpuk

Idealnya utang kita tidak boleh lebih dari 30% dari gaji yang diterima. Membeli motor secara kredit akan menambah utang setiap bulan. Jadi pertimbangkan terlebih dahulu saat akan mengajukan kredit motor. Jika membeli motor memang untuk kebutuhan, sesuaikanlah dengan gaji dan utang setiap bulannya.

3. Tidak mencari leasing terbaik

Banyaknya perusahaan pembiayaan motor menjadikan sebagian perusahaan tersebut tidak profesional. Carilah perusahaan yang tergabung dalam anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Selain itu kita juga wajib mencari perbandingan harga antara dealer yang ada, karena bisa saja di salah satu dealer memberi kesempatan untuk memperbesar DP. Bernegosiasilah selalu untuk mendapatkan tagihan bulanan terendah.

4. Periode pinjaman yang panjang

Usahakan jika mengambil kredit tidak terlalu lama. Karena itu negosiasikan dengan baik saat akan mengajukan kredit motor. DP besar akan membuat cicilan lebih kecil dan tenor (jangka waktu pembayaran utang) semakin pendek. Beban utang menjadi ringan jika tenor yang diambil semakin pendek.

5. BPKB dan asuransi yang terabaikan

Pilihlah leasing yang bertanggung jawab terhadap BPKB dan asuransi motor. Sehingga saat lunas, BPKB bisa langsung diambil. Selain itu BPKB tidak dijadikan jaminan oleh leasing ke bank lain. Pastikan asuransi bisa menjaga Anda selama kredit motor, menjamin setiap masalah yang terjadi pada motor selama kredit dan proses klaim yang mudah

Selanjutnya untuk mengambil kredit motor hendaknya kita perhatikan dan sebaiknya menghindari hal-hal tersebut di atas, agar ke depannya tidak merasa terbebani. Dan satu hal yang harus kita perhatikan adalah sesuaikan kebutuhan dan kemampuan Anda saat akan mengambil kredit sepeda motor. (put)

Scroll To Top