Bergaji di Bawah Rp 7 Juta, Pegawai Swasta Sulit KPR
Home » Berita » Bergaji di Bawah Rp 7 Juta, Pegawai Swasta Sulit KPR
Bergaji di Bawah Rp 7 Juta, Pegawai Swasta Sulit KPR

Bergaji di Bawah Rp 7 Juta, Pegawai Swasta Sulit KPR

SatuSaja.Com – Bergaji di bawah Rp.7 Juta per bulan membuat pegawai swasta sulit mendapatkan KPR. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Maurin Sitorus. Menurut Maurin harga rumah saat ini dinilai terlalu tinggi sehingga menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum punya hunian. Maurin menjelaskan 60% pekerja akan sulit mendapatkan persetujuan kredit perumahan karena penghasilan mereka masih jauh di bawah Rp. 7 Juta

Sebelumnya pemerintah telah menyediakan subsidi bunga lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tetapi sampai saat ini masih banyak pegawai swasta yang sulit untuk mendapatkan KPR FLPP
Maurin berpendapat, kendala para MBR untuk mendapat persetujuan KPR dari Bank terutama terkait besaran gaji yang seringkali dinilai tidak cukup untuk bisa mencicil rumah dengan harga yang tersedia saat ini.

Selain itu ada juga aturan yang menjadi acuan perbankan, yang membatasi harga termahal rumah yang bisa dibeli seseorang haruslah 6 kali dari pendapatannya setahun. Ini untuk memastikan kemampuan pemohon untuk membayar rumah tersebut.
Contohnya untuk bisa membeli rumah seharga Rp 720 juta, maka pemohon harus memiliki gaji bulanan Rp 10 juta atau Rp 120 juta per tahun. Sementara untuk MBR yang gajinya di bawah Rp 4 juta, maka harga rumah termahal yang bisa dibeli adalah Rp 288 juta.

Sayangnya harga rumah saat ini sudah sangat mahal. Rata rata harga rumah mencapai kisaran Rp. 300 juta.
Selanjutnya untuk memberikan persetujuan KPR ini pihak bank harus melihat dengan jelas gaji yang dimiliki oleh pemohon. (Put)

Scroll To Top